Oh, Boy…

April 11th, 2007 by bobocallingazzuri

Oh Boy,,,oh boy….

I think I’m gonna give up, cuz I feel like I can do this anymore. It’s too damn much!
I never realize that this is gonna be this hard. I know, I’ve already in the half way, maybe I should not bail on everything, but I can’t. I wanna bail, I wish I can….

This life is crazy. I keep remind myself that, but on the other side, I said, If life doesn’t crazy why bother living in it?

oh boy,,oh boy….

God please give me strength,,,,to passed every exam that U give me,,,

EMOSI JIWA (LEBEN IST KATASTROPHE)

March 26th, 2007 by bobocallingazzuri

Hari - hari ini saia merasa terlahir sebagai seorang pecundang. Lagi - lagi jatuh ke jurang yang sama. Pikiran saia kacau balau. penat, tetapi tidak jelas kenapa. Rasanya ingin meniupkan selaksa ke dalam jelaga yang menyelimuti pikiran ini.

Di sudut sepi saia mengepulkan asap tebal. Menjadikan spekulasi cambuk kenyataan hidup. Mempertanyakan esensi kejujuran yang mulai samar. Selalu menatap keraguan, menjadikan refleksi hidup dan cinta sebagai beban berat yang menanti. karena saia hidup dalam dua hati dan saia tak sanggup memilih.

Saia hidup dalam keresahan. Bernafaskan kecemasan dalam kegalauan jiwa yang tak bergeming. Mereka bilang hidup itu roda yang berputar, terkadang kita diatas terkadang kita dibawah. Lalu saia mulai bertanya pada dingin, angin, dan hujan, "Tapi kenapa saia selalu berada di bawah? Tidak naik - naik ke atas? Apa rodanya sudah berhenti berputar?Menyebalkan!" Tetapi saia tidak tahu bahwa dingin, angin, dan hujan tidak tahu. Mereka hanya datang lantas pergi sesukanya.

Saia bukannya tidak pernah mencoba untuk menikmati hari dengan senyuman, tetapi rasanya saat ini harga sebuah senyuman sangatlah mahal. Sama seperti rasa percaya, saling memiliki, tawa renyah, dan kebahagiaan dalam selimut persahabatan yang terlalu berharga untuk ditendang menjadi sampah busuk.

Black Sky Morning….

February 12th, 2007 by bobocallingazzuri

Now I can feel the day….

Life can be so boring….

when everything does not turn out the way we plan it….

everybody just yelled to each other….

without understanding….

all we wanna do is just fight and win…..

none in this world who wanna lose….

whatever the game is……

every little thing they said is nothing but shit….

this life is full of shit….

this life is full of person who smell like shit….

even dogs are luckier than us….

life can be so boring….

and all I can see is black sky morning….

bAcK t0 rEaLiTy….

February 11th, 2007 by bobocallingazzuri

Ach…finally back to reality. where there’re lectures, assignment, study, study, and more study. and hell yeah, friends, hanging out, money, and laugh.

Back to college is like back to reality. back to formal life where we have to meet all lectures and passed all damn hard exams. Day dreaming was over, fellas! it’s time for us to prepare (again) ourself and become best of the best. H.A.T.E IT!

I know, that this is one of the part that I’ll miss oneday, but for now still, STUDY IS NO FUN.   

So now, just face it :

wElCoMe bAcK t0 rEaLiTy, BiTcH!!!!

hArI iNi

January 20th, 2007 by bobocallingazzuri

Lepaskan diri dari semua yang nyata

Lupakan pikiran, lupakan perasaan

Hidup tuk hari ini, lupakan yang telah lalu

Dalam kebenaran diri dan bukan dusta dunia

Ciptakan kehidupan, spontan dan berani

Hindari jalan lama dan temukan jalanmu sendiri

Karena bila kau hidup hanya untuk dirimu

Kau si majikan, ciptakan singgasanamu sendiri

Dunia sekeliling menyuruhmu untuk bertindak dan berucap

Tapi esok amat mengkhawatirkan; pikirkan ini hari saja

Banyak kesalahan mungkin terjadi di masa lalu

Tapi yang menoleh kebelakang akan selesai terakhir

Belajar dari kesalahan dan bergerak dua kali lebih cepat

Bantu si lemah, beri senyum untuk si lawan

Dan ketika hidupmu berlalu, waktumu telah usai

Kau tahu kau sudah berlomba dan kaulah si juara

Karena kemarin tak berasa dan esok masih jauh

Yang kelak berarti adalah yang kau lakukan hari ini.

[by : Becca Mustard – taken from ‘Teen Love On Friendship’]

cOnFeSsIoN oF cOnFuSiNg HeArT

January 20th, 2007 by bobocallingazzuri

TWO PAULAS

Taken from : Anne Frank the movie

The Paulas live here with us. But you can’t see them. Sometimes if we were absolutely still and really listen, you can tell where they hiding. But beware, because you’ll never know which Paula you might find. Good Paula or bad Paula who’s always causing trouble.

Perhaps Anne benar, kalau (mungkin) kedua Paula itu adalah orang yang sama. Mungkin Paula baik takut akan pendapat orang, maka terkadang ia menjadi jahat. Logis ngga kalau pribadi yang berbeda adalah satu orang yang sama?

Bukan kepribadian ganda, tetapi orang itu hanya tidak bisa menenentukkan jati dirinya sendiri.   

Terkadang saya juga merasa kalau saya mempunyai dua sosok yang berbeda dalam diri saya. Satu sosok yang kuat, berapi – api, dan berani yang selalu saya tampilkan di hadapan orang – orang. Sedangkan satu sosok lagi itu selalu bersembunyi entah di mana dalam diri saya.

Seringkali saya terduduk dan berfikir. Sosok saya yang pertama sudah pergi dan digantikan sosok yang kedua. Sosok kedua ini tidak saya kenali, tetapi dia punya pengaruh yang kuat dalam diri ini. Sosok saya yang kedua ini pemurung dan selalu bimbang.  Tidak pernah percaya diri, introvert, dan selalu ragu akan segala hal mengenai dirinya. Lantas sosok kedua saya ini menciptakan banyak spekulasi dalam pikirannya, bertanya – tanya  apa sebenarnya yang saya inginkan? Apa memang seperti inikah kehidupan yang saya inginkan? Orang – orang berbicara tentang jati diri dan kedewasaan, tapi apa itu? Seperti apa itu jati diri dan kedewasaan? Saya selalu ingin menjadi diri sendiri dan menganggap bahwa saya sudah menjadi diri sendiri, tapi tak jarang saya meragukan apa itu memang diri saya yang sebenarnya? Apa memang itu saya yang ingin saya tampilkan pada orang – orang? Hhhh….saya hanya bisa merasakan otak ini berdenyut sakit sekali, seiring dengan pertanyaan saya pun pergi tak terjawab.

Dalam benak ini banyak drama yang ingin saya tampilkan. Lalu lagi – lagi saya berfikir sebelum menampilkan drama itu. Begitu banyak pertanyaan yang tercipta. Saya sudah terlalu lelah untuk berpura – pura dan memainkan drama itu, tetapi semakin saya sadari juga bahwa hidup itu memanglah panggung sandiwara….

Slow down you crazy child/you so ambitious for a juvenile/but then if you’re so small tell me why are you still so afraid/where’s the fire what’s the hurry about/you better cool it off before you burn it out/you got so much to do in only so many hours in a day/but you know that when the truth is told, that you can get what you want or you can just get all you gonna/kick off before you even get halfway through/when will you realize Vienna waits for you/slow down you doing fine/you can’t be everything you wanna be before your time/although so romantic on the border line tonight/too bad but it’s the life you live/you so had it yourself that you forgot what you need/though you can’t see when you’re wrong but you know you can always see when you’re right/you got your passion, you got your pride/but you don’t know that only a fool dissatisfied/dream on but don’t imagine that all come true/when will you realize Vienna waits for you/slow down you crazy child/and take the phone of the hook and disappear for a while/it’s all right, you cannot fall to lose a day or two[Billy Joel – Vienna] 

DaRi LuBuK hAtI yAnG tErDaLaM

January 20th, 2007 by bobocallingazzuri

Puisi #1

Datang dan diam,

Baringkanlah tubuhku di atas ribuan mawar tak berduri.

Mendekatlah dan tidurlah di sampingku,

Pejamkan matamu dan telusuri mimpi bersamaku.

Selami dan rasakan,

Isi hati ini tentang dirimu, sayang.

Biarkan bibir kita berpagut

Dan air liur kita bercampur menjadi satu rasa.

Dekap yang erat hingga tak menyisakan

Celah di antara tubuh dan kulit kita.

Bukakan hatimu untukku,

Biarkan aku menyelami hatimu,

Kini, esok, lusa,

hingga detik yang mendentangkan langkah kita terhenti [#5]

Puisi #2

I’m going to give up

I’m going forever

Leave you,

Leave every memories of you behind

In silence, I step forward

And never come back

But I was a fool

And soon discovers

Out of sight

Doesn’t necessarily mean

Out of mind [#5]

Puisi #3

Aku berangkat dari kelam ke kelam

Menyelam dari kecemasan ke dalam kegundahan

Mencari tujuan hidup yang aku sendiri tak tahu

Menjadi pengecut di antara pengecut

Bahakan anjing saja lebih berani dariku

Sungguh piciknya pikiran ini.

Membual hingga perut ini mual

Berteriak memberontak

Dalam hati yang terpenjara

Cih! Pengecut tetap saja pengecut!

Pecundang akan tetap pecundang

Yang kuyu tetaplah masuk neraka

Terpuruk terus terpuruk

Dalam kehidupan yang gelap,

Asing,

Dan ANJING! [#5]

(LaGi) kEsEmPaTaN yAnG tErLeWaT

January 20th, 2007 by bobocallingazzuri

“Kenapa cinta pergi saat kita siap menyerahkan hati, jiwa, dan raga untuk merengkuhnya?” ß sebuah pertanyaan yang sering kali diajukan orang – orang patah hati.

Kesempatan pertama di depan mata terlewat begitu aja. Saat itu belum siap untuk menanggung segala resikonya. Because love is not playing safety, love is a risk to take. Then I let go of my only one chance……

Lalu kesempatan kedua datang dengan sendirinya bersama orang yang berbeda. Ini juga kesempatan yang udah di depan mata, tapi lagi – lagi terlewat begitu saja disusul dengan kepergian orangnya. Well, andai saja semua terasa lebih mudah, andai saja rasa percaya itu tidak mahal untuk di tebus, dan andai saja kata maaf itu dapat dengan mudah terucap….maybe everything is gonna feel so much better than this. Tapi percaya itu sebuah harga mati yang ngga bisa ditawar – tawar and sorry seems always to be the hardest word.

Jadi kenapa cinta pergi saat kita siap menyerahkan hati, jiwa, dan raga untuk merengkuhnya?

“I’m looking for love this time, sounding hopeful but it’s making me cry. Trying not to ask why. This love is a mystery, please do come and find me. Love is blinding when the timing’s never right. Who am I to beg for difference, finding love in just an instant?” [taken from: Mr. Curiosity – Jason Mraz]

Bandung lagi, Bandung lagi !

January 18th, 2007 by bobocallingazzuri

Wah..wah..entah saya yang aneh atau semua orang juga merasakan hal yang sama???

Saya senang sekali saat akhirnya….saya libur dari kuliah! waktu kuliah, ngebet bangen pengen libur, tapi sekarang? setelah libur itu terwujud? Kok, saya bingung dan merindukan naik bis damri untuk pergi kuliah.

Kalau aja saya punya uang seabreg, mungkin saya udah keliling indonesia, menjelajahi pulau - pulaunya yang indah (yang cuma bisa saya liat di internet) dan tidak mengeluhkan liburan ini.

Yah, nasib….mau gimana? isi dompet hanya bisa merengkuh bandung lagi…bandung lagi….mari kita berkeliling bandung!!!

Tai Babiiii !!!

January 15th, 2007 by bobocallingazzuri

Tai Babiii…!!

Lagi - lagi Sekar Ayu Asmara bikin terobosan film yang menurut gue, berbeda dari film - film lain yang biasa disajikan sutradara2 Indonesia. Seperti film sebelumnya, BelahanJiwa, kali ini Sekar Ayu Asmara juga membuat film yang memang mengharuskan kita untuk berpikir dan benar - benar mendalami apa yang diceritakan dan apa yang mau ia sampaikan dalam film tersebut. Bagi orang2 yang ngga mengerti, pasti ngga bakal suka film itu dan ujung2nya bilang "Garing!". Dan juga Sekar Ayu Asmara selalu menampilkan bintang2 muda dalam film2nya. Dalam Belahan Jiwa, dia menggaet Dian Sastrowardoyo, Nirina Zubir, Marcella Zalianty, Rachel Maryam, Dinna Olivia, dan Alexander Wiguna. Kali ini dalam Pesan Dari Surga ada Luna Maya, Vino G. Bastian, Lukman Sardi, Cathrene Wilson, Rianti Catwright, Dimas Seto, dan Ramon Y. Tungka. 

Film ini bagus dan seru juga. Walaupun memang perlu diakui masih banyak kekurangan yang membuat film ini menjadi janggal. Mungkin ada beberapa scene yang acting para pemainnya kurang bagus sehingga scene tersebut kurang mengena di hati penonton dan kadang juga ada scene yang rasanya kurang logis.

Tapi saya mengacungkan jempol pada jalan cerita film ini, settingnya yang keren banget, soundtracknya, adegan2 yang bisa dibilang cukup berani dan berbeda, lukman sardi yang actingnya luar biasa, luna maya dengan umpatannya, dan yah….film ini cukup menghibur.

Well, Mba Sekar Ayu Asmara terus berkaya dan lain kali filmnya harus lebih "sakit jiwa" lagi.

Pesan Dari Surga, Tai Babi!